Selasa 19 April 2016
Pasar Sayur Kota Langsa Pasar Lhoksukon Aceh Utara Pasar Balige Toba Samosir
Pasar Nguter Sukoharjo Pasar Ampana Tojo Una Una Pasar Ranomeeto Konawe Selatan
Pasar Tilamutu Boalemo Pasar 23 Maret Kotamobogu Pasar Sidoharjo Lamongan
Pasar Sayur Langsa
  • Aktivasi Pasar Sayur Langsa

    Kegiatan aktivasi pasar dilaksanakan pada tanggal 20 Desember 2015 adalah merupakan promosi pasar untuk lebih menarik minat pengunjung untuk datang dan berbelanja di pasar, dan dibuka oleh Kepala Bidang Pasar. Kegiatan yang dilakukan adalah berupa lomba kebersihan antar kios/los pedagang yang dharapkan melalui kegiatan lomba ini para pedagang memahami akan pentingnya kebesihan dilingkungan pasar sekaligus memberikan rasa nyaman bagi para pengunjung. Penilaian terhadap kios/los pedagang yang paling bersih dilakukan antara jam 10.00 - 14.00 pada saat kegiatan pasar berlangsung

  • FGD Pasar Sayur Langsa

    Kelompok diskusi mengangkat masalah-masalah yang dihadapi pedagang di lingkungan pasar dan merumuskan harapan, solusi serta rencana tindak lanjut ke depan

  • Sekolah Pasar Sayur Langsa

    Sekolah Pasar dilaksanakan selama 2 (dua) hari berturut dengan materi Kebersihan dipandang dari sudut agama, manajemen pemasaran dan keuangan serta pengenalan teknologi informatika dikaitkan dengan pemasaran. Peserta yang hadir pada hari pertaama sekolah pasar sebanyak 38 orang dan pada harikedua dihadiri oleh 22 orang.

    Materi sekolah pasar sejalan dengan masalah-masalah yang menjadi bahan diskusi pada FGD serta materi-materi yang khusus menambah wawasan dan pengetahuan pedagang mengenai teknologi informasi.

Pasar Lhoksukon
  • Aktivasi Pasar Pasar Lhoksukon

    Lomba Mewarnai Tentang Kebersihan dan Lomba Baca Ayat Surah pendek.

  • FGD Pasar Lhoksukon

    Kegiatan FGD dilakukan pada hari Jum’at Tanggal 30 bulan Oktober Jam 14.00 s/d 16.00 bertempat di PASAR LHOKSUKON yang dihadiri oleh Pedagang sebanyak 19 orang, pengelola 2 orang, dan petugas kebersihan 1 orang.

    Masalah utama yang didiskusikan pada FGD adalah mengenai fasilitas pasar seperti musholla, MJK, listrik, saluran pembuangan air dan masalah tanah untuk jalan akses keluar masuk pasar. Hal lain yang diangkat adalah perlunya Sekolah Pasar bagi pedagang untuk menambah pengetahuan serta keterampilan dalam mengelola usaha dan hasil usaha.

  • Sekolah Pasar Lhoksukon

    Masalah yang diangkat dalam FGD di pasar ini adalah tidak tersedianya prasarana ibadah, drainase yang belum selesai (masih dalam tahap pengerjaan sehingga sering terjadi genangan dalam pasar, kurangnya penyediaan air bersih, karena tandon air yang belum berfungsi, dan anggaran yang terbatas. Namun, mengingat mandate dan tugas pengelola pasar yang terbatas, maka materi sekolah pasar tidak akan menyangkut penganggaran biaya untuk pasar serta fasilitas fisik, tapi lebih pada penguatan pedagang.

    Karena itu fokus materi sekolah pasar akan lebih pada bagaimana membuat pasar bersih dan nyaman, bagaimana pedagang meningkatkan daya saing dan daya pikat pada pembeli, serta bagaimana pedagang mampu membuat pembukuan keuangan.

Pasar Balige
  • Aktivasi Pasar Pasar Balige

    Aktifasi dilakukan untuk mempromosikan aktifitas pasar dan pasar yang baru dibangun. Kegiatan aktifasi dilakukan pada tanggal 5 Desember 2015 dengan kegiatan lomba kebersihan kios dan los, aksi kebersihan, pawai aksi kembali ke Pasar Rakyat yang diakhiri dengan momen perayaan keagamaan.

  • FGD Pasar Balige

    Pelaksanaan FGD dilaksanakan sebanyak 2 (dua) kali yaitu pada tanggal 31 Oktober 2015 denagn peserta sebanyak 20 orang dan tanggal 2 November 2015 yang dihadiri 12 peserta.

  • Sekolah Pasar Balige

    Selama proses pendampingan fasilitator pasar, pasar ini belum diresmikan, sehingga pedagang belum berjualan secara teratur. Walaupun kondisi bangunan baru sudah lebih baik dari sebelumnya, kebersihan dan penataan pasar belum berjalan dengan baik.

    Para pedagang masih menghadapi kesulitan akan permodalan, sedangkan pengelola juga menghadapi kesulitan untuk mengatur pedagang.

    Sekolah Pasar dilaksanakan pada tanggal 18 November 2015 dan dihadiri oleh 35 peserta dari pedagang pasar.

Pasar Nguter
  • Aktivasi Pasar Pasar Nguter

    Aktivasi pasar dilaksanakan melalui ajang promosi dengan menggelar lomba menghias tumpeng yang diadakan pada tanggal 30 November 2015. Sekitar 30 jenis tumpeng yang meramaikan lomba kreatifitas dalam menyajikan tumpeng.

  • FGD Pasar Nguter

    Dilaksanakan pada tanggal 12 Oktober 2015 dengan jumlah peserta sebanyak 26 orang, dengan pokok bahasan permasalahahn di pasar dan solusi pemecahannya.

  • Sekolah Pasar Nguter

    Pelaksanaan sekolah pasar dilakukan dalam 2 (dua) kali pertemuan yang seluruhnya mengetengahkan materi mengenai manajemen pemasaran. Pertemuan pertama dihadiri oleh 26 orang pedagang sedangkan pertemuan kedua dihadiri oleh 46 pedagang.

Pasar Ampana
  • Aktivasi Pasar Ampana

    Aktivasi masih dilakukan di pasar lama dengan mengadakan sosialisasi Pasar baru untuk tujuan relokasi dikarenakan pasar baru belum rampung dan masih membutuhkan anggaran pembangunan. Kegiatan aktivasi pasar meliputi Lomba menyanyi Solo yang diikuti oleh 14 orang peserta dan Lomba menata Barang Dagangan antar pedagang yang diikuti oleh 15 pedagang. Kegiatan aktivasi pasar juga diliput oleh CNTV Ampana yang ditayangkan pada tanggal 14 Desemebr 2015 dengan durasi 15 menit, disamping itu kegiatan ini juga diliput dan diterbitkan oleh media Koran Poso Raya.

  • FGD Pasar Ampana

    Kegiatan FGD dilakukan sebanyak 2 (dua) kali pertemuan, FGD pertama dilakukan pada hari selasa tanggal 22 September 2015 Jam 14.00 s/d 16.00 WITA dengan jumlah peserta 13 orang terdiri atas pedagang dan pengelola. FGD kedua dilaksana WITA dengan jumlah peserta 15 orang dari unusr pengelola pasar.

  • Sekolah Pasar Ampana

    Sekolah Pasar dilaksanakan dalam 2 (dua) kali pertemuan yaitu pada tanggal 2 November 2015 dengan peserta yang hadir sebanyak 28 orang dan padat tanggal 9 November 2015 denagn jumlah peserta yang hadir 36 orang. Materi disajikan sesuai dengan kebutuhan para pedagang khususnya dalam rangka persiapan menempati pasar yang baru.

    Sekolah pasar yang diselenggarakan tersebut diliput oleh media surat kabar Poso Raya dan diterbitkan sebanyak 2 kali .

Pasar Ranomeeto
  • Aktivasi Pasar Ranomeeto

    Aktivasi pasar dilakukan melalui kegiatan lomba melukis tong sampah dan diikuti dengan pertunjukkan musik. Lomba melukis diikuti oleh 12 peserta dewasa perwakilan dari setiap desa yang ada di kecamatan Ranomeeto dan berlangsung pada hari SABTU pada tanggal 19 Desember 2015.

  • FGD Pasar Ranomeeto

    Kegiatan FGD dilakukan pada hari SelasaTanggal 29 bulan September Jam 13:00 s/d 15:00 bertempat di Kantor Pengelola Pasar Ranomeeto. Unsur Diskusi yang terlibat adalah Pedagang 10 orang, Pengelola 4 orang dan petugas kebersihan, dan keamanaan masing-masing 2 orang serta petugas parkir 1 orang.

  • Sekolah Pasar Ranomeeto

    Sekolah Pasar dilakanakan selama 2 (dua) hari yaitu tanggal 12 November 2015 dengan dihadiri oleh 30 pedagang dan tanggal 13 November 2015 dengan jumlah pedagang yang hadir sebanyak 36 orang.

    Materi disampaikan untuk menambah pengetahuan pedagang dalam memasarkan barang dagangannya serta teknik-teknik pengelolaan keuangan pedagang. Disamping itu, pedagang juga diberikan pemahaman atas pentingnya arti ketepatan timbangan dan kebersihan lokasi dagangan untuk memberikan rasa nyaman bagi para pembeli.

Pasar Tilamutu
  • Aktivasi Pasar Tilamutu

    Pasar Tilamutu termasuk pasar baru yang telah difungsikan/digunakan dan telah diresmikan pada tanggal 27 Januari 2015. Agar pasar dapat berfungsi dan ramai, maka perlu dilakukan suatu kegiatan dalam bentuk aktivasi. Dengan mengambil tema tentang: Menumbuhkan Cinta terhadap Pasar Rakyat sebagai Pilar Ketahakan Pangan Lokal, maka dilakukan beberapa kegiatan dalam bentuk kegiatan beberapa jenis lomba, seperti lomba kebersihan antar klaster, lomba fashion show anak, lomba busana kebaya, dan lomba menyanyi tembang kenangan. Lomba diikuti oleh anak prasekolah, orang tua pedagang pasar, dan masyarakat sekitar pasar.

  • FGD Pasar Tilamutu

    Untuk mencari penyelesaian dari beberapa masalah yang ada, maka di pasar ini juga dilakukan FGD tingkat pedagang. Kegiatan FGD dilakukan pada tanggal 07 Oktober 2015 dengan menggunakan tempat los pakaian yang ada sebagai tempat untuk melakukan FGD. FGD diikuti oleh 33 orang pedagang dan empat orang pegelola.

    Sama seperti pasar Marisa, pasar Tilamutu juga membagi kelompok besar dalam tiga kelompok kecil untuk membahas enam yang menjadi masalah utama, yaitu pasar sepi, wc kotor, sampah menumpuk, tempat jualan berkumpul pada satu tempat, jalan ke pasar macet, dan usaha kurang berkembang.

  • Sekolah Pasar Tilamutu

    Berdasarkan masalah yang dialami pedagang dan pengelola, maka materi Sekolah Pasar yang diberikan di pasar ini lebih ditekankan kepada manajeman yang terkait dengan pedagang dan pengelola. Pelaksanaan SP dilakukan selama tiga hari dengan materi yang terdiri dari manajemen resiko, manajeman pemasaran, dan manajemen keuangan. Hadir dalam Sekolah Pasar sekitar 65 orang, yang terdiri dari 19 orang pedagang laki-laki dan 46 orang perempuan. Adapun narasumber berasal dari berbagai latar belakang, selain dari Disperindag, masyarakat umum, dan satu berasal dari swasta yaitu Bank Sulut.

Pasar 23 Maret
  • Aktivasi Pasar 23 Maret

    Secara fisik, akhir tahun 2015 kondisi bangunan pasar 23 Maret telah rampung/selesai. Untuk memperkenalkan pasar kepada khalayak ramai dan mulai mengaktifkan pedagang ke pasar baru, maka kegiatan aktivasi sangat diperlukan. Kegiatan aktivasi pasar akan dibarengi dengan kegiatan peresmian yang diakukan pada tanggal 10 Des 2015. Untuk mencairkan hubungan antara pedagang/asosiasi dengan pengelola, maka dibuat serangkaian kegiatan kebersamaan dalam bentuk lomba joget dan karoke, sedangkan dalam rangka mempersiapkan tempat berdagang bagi pasar pedagang, maka lingkungan pasar perlu dibersihkan dari tumpukan sisa pekerjaan/renovasi. Berkaitan dengan itu, maka dilakukan juga lomba kebersihan antar pedagang. Pada lomba joget dan karoke akan diambil tiga orang pemenang, sedangkan lomba kebersihan hanya diambi dua pemenang saja.

    Kegiatan aktivasi didahului oleh peresmian gedung baru pasar 23 Maret, yang diresmikan langsung oleh Walikota Kotamobogu. Setelah peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan perlombaan-perlombaan.

  • FGD Pasar 23 Maret

    Diskusi terfokus diharapkan dapat mencari jawaban terhadap permasalahan yang dirasakan oleh para pedagang. Untuk mendapatkan jawaban tersebut, kegiatan diskusi dilakukan pada hari Senin Tanggal 05 bulan Oktober 2015 dengan mengambil lokasi di Kampus Unstrid - Kel. Mogolaing Kec. Kotamobogu Barat. Diskusi hanya dilaksanakan ditingkat pedagang, yang terdiri dari: pedagang sembako 16 orang, pedagang pakaian 18 orang, pedagang asesoris 7 orang, pedagang kosmetik 1 orang, dan usaha kantin 4 orang. Kegiatan diskusi difokuskan pada pokok bahasan dukungan infrastruktur, aturan, dan regulasi Pemda terhadap pasar. Agar diskusi menghasilkan pembahasan yang maksimaal, peserta di bagi dalam empat kelompok.

  • Sekolah Pasar 23 Maret

    Dalam usaha mempersiapkan pedagang untuk memasuki gedung yang baru, maka pengetahuan pedagang perlu ditingkatkan dalam bentuk pemberian materi. Kegiatan SP di pasar ini dilakukan selama dua hari berturut-turut, yaitu tanggal 8—9 Nopember 2015 dengan materi: Manajemen Pemasaran, Manajemen Keuangan, Manajemen Pemberdayaan Pasar, dan Moral dan Etika, dengan pembicara selain dari Diperindag, dosen Unstrid, juga dari tokoh agama.

Pasar Sidoharjo
  • Aktivasi Pasar Sidoharjo

    Aktifasi yang dilakukan adalah untuk lebih memikat konsumen untuk datang ke pasar yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan pedagang. Aktifasi dilakukan melalui kegiatan lomba kebersihan kios dan los, hal ini ertujuan untukmemberikan kesadaran kepada pedagang tentang betapa pentingnya kebersihan pasar untuk dapat menark pengunjung datang berbelanaja ke pasar.

  • FGD Pasar Sidoharjo

    Kegiatan FGD dilakukan pada untuk menggali permasalahan dan solusinya serta rencana tindak yang akan dilakukan oleh para pengelola dan pedagang pasar. FGD dihadiri oleh 14 orang yang terdiri atas unsur pedagang dan pengelola pasar.

  • Sekolah Pasar Sidoharjo

    Sekolah pasar dilaksanakan dengan mengangkat materi sesuai dengan permasalahan yang dihadapi pasar, serta menambah wawasan para pedagag dlalam mengelola usahanya. Sekolah pasar dilaksanakan dalam 4 (empat) kali pertemuan yaitu, pertemuan pertama dihadiri 12 orang, pertemuan kedua 18 orang pertemuan ketiga 15 orang dan pertemuan yang keempat diahdiri oleh 21 peserta. Seluruh peserta adlah pedagang dari berbagai komoditas dagangan ang ada di pasar.

Sebarkan Artikel Ini
Revitalisasi

SUB SISTEM SP2KP
Sekretariat SP2KP. Kementerian Perdagangan RI
Jl. M. I. Ridwan Rais, No. 5, Jakarta Pusat 10100
Telepon021 3852810
Fax021 3858214
emailews@kemendag.go.id
Copyright © 2016 Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.