Liputan6.com, Jakarta Harga bahan pokoknaik menjelang momen pergantian tahun. Sebut saja telur, minyak gorenghingga cabai.

Bahkan di sejumlah daerah hargacabai hampir menyerupai harga daging sapi atau sekitar Rp 100 ribu perkilogram (kg).

Sejumlah pihak mengeluhkan kenaikan harga bahan pokok ini. Salahsatunya curhatan seorang petani cabai asal kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Zul.

Ia mengaku, salah satu penyebab naiknya harga di tingkat pedagang saat inikarena meningkatnya permintaan yang meningkat di Natal 2021 dan Tahun Baru2021.

“Pertama naik dikarenakan kebutuhan meningkat di tahun baru dan Natal,”katanya saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (29/12/2021).

Selain dari peningkatan itu, ia mengaku cuaca juga turut memengaruhi hasilpanen kali ini. Dengan hujan yang berkepanjangan, Zul mengaku pihaknya kerapmengalami gagal panen.

“Sementara musim hujan itu petani cabe banyak yang gagal panen, kesulitanproduksi pasti,” kata dia.

Sementara itu, ia menyebut di tingkat petani hanya berkaitan dengan jumlahproduksi. Jika terkait penentuan harga, bukan menjadi ranah petani untukmenentukan.

“Di tingkat petani gak bisa memainkan harga. Yang menaik-turunkan hargabiasanya pengepul tingkat atas,” ungkapnya.

Sebarkan Berita Ini
Berita Terkini
Kalender Kejadian 2017

09
Jul
Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriyah
01
Jun
Hari Lahir Pancasila
26
Mei
Kenaikan Isa Al Masih
16
Mei
Hari Raya Waisak 2566 BE
06
Mei
Cuti Bersama Lebaran
Sekretariat SP2KP. Kementerian Perdagangan RI
Jl. M. I. Ridwan Rais, No. 5, Jakarta Pusat 10100
Telepon021 3841961/962
Fax021 3841963
emailews@kemendag.go.id
Copyright © 2017 Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.