Jakarta: Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfibersama Komisi VI DPR menggodok tiga arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi)sebagai bagian dari strategi pemulihan ekonomi nasional. Ketiga arahan KepalaNegara tersebut terkait dengan pembahasan kemitraan internasional.

Pertama, pembahasan Rencana Pengesahan PersetujuanPerdagangan Jasa ASEAN atau ASEAN Trade In Services Agreement (ATISA). Kedua,Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional atau Regional ComprehensiveEconomic Partnership (RCEP).

Ketiga, Persetujuan Kemitraan Ekonomi KomprehensifPemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik Korea atauIndonesia-Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK-CEPA).

"Penyelesaian ketiga persetujuan ini merupakan arahandari Presiden RI sebagai salah satu upaya pemulihan ekonomi, khususnya di masapandemi," ujar Lutfi dalam siaran persnya, Minggu, 29 Agustus 2021.

Lutfi menjelaskan, rencana pengesahan ATISA merupakantransformasi ekonomi ke sektor jasa modern yang memiliki nilai tambah tinggiseperti tertuang dalam Visi 2045. ATISA yang selesai ditandatangani pada 7Oktober 2020 merupakan peningkatan dari seluruh Persetujuan ASEAN FrameworkAgreement on Services (AFAS) di sektor jasa perdagangan, jasa keuangan, danjasa transportasi udara merupakan persetujuan perdagangan jasa yang lebihmodern.

Ia menambahkan, ATISA memiliki pengaturan lebih baik daripersetujuan sebelumnya sehingga mencerminkan persetujuan perdagangan jasa yangmemenuhi prinsip-prinsip disiplin perdagangan yang diharapkan oleh pelaku usahadan investor.

"Persetujuan ATISA dapat memberikan manfaat luas bagipelaku usaha di sektor jasa nasional termasuk dalam rangka mendukung danmemfasilitasi usaha mikro, kecil, dan menengah dalam melakukan ekspor kenegara-negara ASEAN," jelasnya.

Terkait RCEP, Lutfi menegaskan bahwa Indonesia mempunyaiperan kunci karena merupakan inisiator dari persetujuan yang paling modern,komprehensif, dan berkualitas tinggi yang dimiliki Indonesia saat ini. Olehkarena itu, RCEP perlu segera diselesaikan ratifikasinya agar dunia usahanasional dapat segera menikmati manfaat sebesar-besarnya sesuai target yangsudah disepakati pada 1 Januari 2022.

"Keunggulan RCEP terdapat pada aturan yang lebihmemfasilitasi, mendorong nilai kumulasi yang tidak didapatkan dalamimplementasi perjanjian perdagangan bebas ASEAN sebelumnya, dan bisa mendorongperluasan dan pendalaman mata rantai pasok di Kawasan. Dimana para pihak akanmendapatkan kemudahan akses bahan baku dan mendorong pembentukan regionalproduction hub," ungkap dia.

Sedangkan mengenai IK-CEPA, Lutfi menjelaskan, persetujuanyang ditandatangani pada 18 Desember 2020 ini menandai babak baru hubunganIndonesia dan Korea Selatan. IK-CEPA sebagai tonggak baru kemitraan keduanegara diharapkan akan mendorong peningkatan perdagangan dan investasi sertakerja sama dagang Indonesia dan Korea Selatan yang masih terdapat ruang untukpengembangan.

"Pemerintah menargetkan perjanjian dapat segeradisahkan pada tahun ini sehingga dapat segera diimplementasikan dandimanfaatkan masyarakat Indonesia. Kami yakin, IK-CEPA akan membawa ekonomiIndonesia menjadi lebih terbuka, kuat, berdaya saing, dan menarik bagiinvestasi Korea Selatan," terangnya.

Di sisi lain, Lutfi juga berharap ketiga persetujuan inidapat segera disahkan oleh Komisi VI DPR agar dapat diimplementasikan sertadiambil manfaatnya. "Pemanfaatan ketiga persetujuan ini juga harusdiimbangi dengan peningkatan daya saing produk dan iklim usaha kondusif yangdapat tercapai dengan koordinasi sinergis antara pemerintah dan duniausaha," tutup Lutfi.

Sebarkan Berita Ini
Berita Terkini
Kalender Kejadian 2017

19
Okt
Maulid Nabi Muhammad SAW
02
Sep
Rupiah naik 10 poin atau 0,07 persen ke level Rp14.272,5 per dolar AS.
02
Sep
Melalui surat nomor B-121/BNPB/DII/BP.03.02/08/2021, BNPB menyampaikan peringatan dini dan langkah-langkah kesiapsiagaan menghadapi bencana kekeringan meteorologis. Hal ini didukung dengan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengenai adanya indikasi potensi kekeringan hidrometeorologis hingga dua dasarian ke depan.
01
Sep
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan telah terjadi gempa berkekuatan magnitudo 3,7 di Lumajang Jawa Timur. Gempa dengan kedalaman14 km itu, terjadi malam ini, Rabu 01 Sep 2021 pukul 21:45:28 WIB. Pusat gempa berada di laut 94 km Barat Daya Lumajang. Gempa itu juga terasa hingga Banyuwang.
01
Sep
Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Riau Misfaruddin mengatakan dengan kondisi itu inflasi tahun kalender Januari - Agustus 2021 menjadi sebesar 0,60 persen dan inflasi year on year Agustus 2020 - Agustus 2021 menjadi sebesar 2,04 persen. Menurutnya komoditas yang memberikan andil penurunan harga pada Agustus 2021, antara lain: cabai merah, daging ayam ras, ayam hidup, biaya sekolah menengah atas, cabai rawit, tarif angkutan udara, bayam, wortel, beras, emas perhiasan dan lain-lain.
Sekretariat SP2KP. Kementerian Perdagangan RI
Jl. M. I. Ridwan Rais, No. 5, Jakarta Pusat 10100
Telepon021 3841961/962
Fax021 3841963
emailews@kemendag.go.id
Copyright © 2017 Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.