NASIONAL - Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi, memperkirakan harga kedelai impor masih akan mengalami kenaikan hingga akhir Mei 2021. Setelah itu harga kedelai diperkirakan akan mulai stabil seiring perbaikan produksi kedelai di beberapa negara Amerika Latin sebagai eksportir terbesar kedelai ke seluruh dunia. Di Indonesia, lebih dari 90% kebutuhan kedelai berasal dari impor.


"Karena memang hasil daripada crop di tahun 2021 dinyatakan baik dan Brasil akan kembali pada produksi, mungkin lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Jadi kami melihat harga ini akan menguat terus naik sampai akhir Mei, dan mudah-mudahan Juni sudah mulai membaik," ujar Lutfi dalam konferensi pers, Trade Outlook 2021, Senin (11/1/2021).


Lutfi menjelaskan, kenaikan harga kedelai internasional dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain adanya gangguan cuaca di Argentina dan Brasil sebagai eksportir kedelai terbesar. Kondisinya juga diperbarah dengan aksi mogok di sektor distribusi yang terjadi di Argentina.


“Sekarang ini harga kedelai itu US$ 13 per bushels-nya, dan ini adalah harga tertinggi dalam enam tahun terakhir. Kenapa? karena ada gangguan cuaca El Nina di Latin Amerika yang menyebabkan basah di Brazil dan Argentina,” kata Lutfi.


Kemudian pada tahun 2019 hingga 2020, Tiongkok juga mengalami peristiwa flu babi yang membuat seluruh ternak babi harus dimusnahkan.


“Saat ini Tiongkok mulai ternak babi lagi dengan jumlah sekitar 470 juta ekor. Ternak ini yang tadinya makanannya tidak diatur, sekarang ini diatur. Makanya ternak babi ini hampir melipatgandakan permintaan kedelai Tiongkok dari Amerika Serikat dalam kurun waktu singkat,” tutur Lutfi.


Tetapi meskipun permintaan kedelai di pasar dunia meningkat, Lutfi memastikan bahwa stok kedelai untuk Indonesia dalam kondisi cukup.


“Kami pastikan stok Indonesia dalam tiga sampai empat bulan ke depan cukup. Yang terjadi saat ini adalah kenaikan harga. Karena di sini tugas pemerintah adalah menjembatani antara importir dan pengrajin atau pedagang, saya berjanji kepada keseluruhan aspek stakeholder kacang kedelai ini akan terjadi pembicaraan khusus dengan mereka,” ujar Lutfi.


Dia mengakui, permasalahan harga kedelai memang tidak mudah, sebab kedelai sebagai bahan pembuat tempe dan tahu merupakan barang penting untuk pemenuhan gizi masyarakat Indonesia. Namun di sisi lain, lebih dari 90% kebutuhan kacang kedelai dipenuhi dari impor.


“Kita impor kedelai sangat tinggi. Kita harus bisa mengerti adanya kenaikan tersebut, jadi yang tadinya Rp 13.000 per kg, sekarang dengan adanya kenaikan itu menjadi Rp 15.000 per kg. Jadi saya berjanji sama berjanji sama koperasi bahwa setiap akhir bulan atau menjelang akhir bulan, Kementerian Perdagangan akan membantu mereka untuk memberikan estimasi harga wajar tahu dan tempe,” kata Lutfi.


Mendag memastikan, selama landed cost kedelai masih di atas Rp 8.000 per kg, Kemdag akan menjadi penengah di antara perajin tahu dan tempe dan pasar untuk menginformasikan berapa harga wajar tahu dan tempe.

Sebarkan Berita Ini
Berita Terkini
Kalender Kejadian 2016

05
Jan
Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Riau, periode 6-12 Januari 2021, mengalami penurunan pada setiap kelompok umur kelapa sawit, dengan jumlah penurunan terbesar terjadi pada kelompok umur 10 - 20 tahun sebesar Rp5,78 per kg.
05
Jan
Kementerian Pertanian telah menerbitkan Permentan 49/2020 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian Tahun Anggaran 2021. Dalam peraturan tersebut, harga pupuk urea yang semula Rp1800/kg, naik Rp450 menjadi Rp2.250/kg, lalu pupuk SP-36 dari HET Rp2.000/kg naik Rp400 sehingga menjadi Rp2.400/kg.
05
Jan
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bali I Wayan Jarta mengatakan perolehan margin untuk distribusi cabai merah pada tahun ini kemungkinan juga tidak akan besar. Pasalnya, cabai merah merupakan komoditas yang tergolong unik dibandingkan produksi pertanian Bali lainnya. Cabai merah tidak mengenal sistem stok dan distribusinya tergolong cepat.
05
Jan
Zona merah alias daerah berisiko tinggi penularan Covid-19 di Jawa Tengah tersisa sebanyak sembilan daerah, yakni Brebes, Kota Surakarta, Kota Salatiga, Kota Pekalongan, Rembang, Semarang, Temanggung, Kendal, dan Kebumen.
04
Jan
Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta menyebutkan harga cabai menjadi penyumbang inflasi terbesar di DKI Jakarta pada Desember 2020. Pada bulan Desember, andil cabai penyebab inflasi sebesar 0,05 persen dari total inflasi 0,26 persen, tingginya harga cabai merah biasa terjadi pada musim hujan, selain adanya momen Hari Raya Natal dan Tahun Baru yang menyebabkan konsumsi cabai merah lebih tinggi dari biasanya.
SUB SISTEM SP2KP
Sekretariat SP2KP. Kementerian Perdagangan RI
Jl. M. I. Ridwan Rais, No. 5, Jakarta Pusat 10100
Telepon021 3852810
Fax021 3858214
emailews@kemendag.go.id
Copyright © 2016 Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.