Harga Pangan di Kota Bekasi Masih Stabil Jelang Musim Penghujan

WARTAKOTALIVE.COM-- BEKASI -- Meskimemasuki musim penghujan harga bahan pangan dan kebutuhan pokok di Kota Bekasimasih stabil.

Kenaikanharga terjadi di sejumlah komoditas namun tidak begitu signifikan bahkancenderung masih fluktuatif.

Hal itudisampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) KotaBekasi, Tedy Hafni, Minggu (19/9/2021).

Ia mengatakan meski saat fluktuatifnya harga bahan pangan saat ini masihbisa dikendalikan.

"Secara umum standar aja, kalo pun naik naik sedikit, kalaupun turunturun sedikit. Jadi fluktuatif lah, karena masih bisa dikendalikan harganya dantidak banyak berubah (naik)," kata Tedy, Minggu (19/9/2021).

Menurut Tedy, biasanya ketika memasuki musim penghujan kualitas sejumlahkomoditas bahan pangan terjadi penurunan.

Sehingga hal ini kerap kali berdampak pada kondisi harga di pasaran. Hal inikatanya yang harus di antisipasi.

Salah satunya contoh misalnya beras. Ketika musim penghujan para petanitidak bisa menjemur gabah, tentunya ini akan berdampak pada kualitas maupunjumlah gabah yang digiling.

Tak hanya itu, komoditas cabai pun juga kerap kali terganggu kualitasnya.

"Biasanya begitu, kalo kena hujan itu kualitas, seperti misalnyakebanyakan kena air itu kan tidak bagus. Daun bunga juga jatuh sehinggatumbuhnya tidak bagus, sehingga mempengaruhi harga nantinya, tentu juga baranglainnya," katanya.

Mengantisipasi adanya kenaikan harga pada komoditas bahan pangan tertentu,Disperindag Kota Bekasi telah melakukan monitoring pengawasan harga bahan pokoksetiap harinya.

Langkah ini dilakukan agar memastikan kebutuhan dan produksi berjalanseimbang.

Jika nanti ada kenaikan harga yang dirasa cukup signifikan, pihaknya kataTedy, akan melakukan sejumlah langkah-langkah intervensi.

Diantaranya dengan menggelar operasi pasar murah.Biasanya kata dia operasi ini dilakukan untuk bahan pokok yang sifatnyamemiliki pengaruh besar di skala nasional.

"Jadi tergantung juga kodisinya seperti apa. Apakah memang diperlukanoperasi pasar. Jadi tak selamanya harus begitu, kita mengikuti kebijakan Pusatjuga. Harganya gimana apakah lokal aja yang naik, ataupun harga barang lainyang sifatnya nasional," ucapnya. (JOS).