Harga Kebutuhan Pokok di Lampung Mulai Turun

BANDAR LAMPUNG - Harga sejumlah bahan pangan pokok yang ada di beberapa pasar di Bandar Lampung turun. Penurunan harga paling signifikan terjadi pada komoditas cabai.

"Harga cabai merah seteah Lebaran benar-benar turun drastis. Sempat ada di harga Rp12 ribu per kilogram. Sekarang sudah kembali ke harga Rp20 ribu per kilogram. Itu masih masuk kategori turun karena harga standarnya Rp30 ribu untuk setiap kilogramnya," ujar pedagang di Pasar Waykandis, Sapto (44), Minggu, 23 Mei 2021.

Kondisi yang sama dialami cabai rawit hijau yang semula dibanderol Rp37 ribu menjadi Rp32 ribu untuk setiap kilogramnya.

"Harga ini sudah turun sejak dua hari lalu dan belum menunjukkan pergerakkan lagi," katanya. 

Harga bawang merah juga turun dari Rp35 ribu menjadi Rp30 per kilogram. Demikian juga dengan bawang putih yang semua Rp28 ribu menjadi Rp25 ribu per kilo. 

"Semoga saja harganya tetap stabil kaya," kata Nana (55), yang juga berjualan di Pasar Waykandis. 

Kondisi serupa ditemui di Pasar Wayhalim. Sejumlah pedagang mengatakan bahwa harga cabai dan bawang mengalami penurunan drastis. 

"Harga cabai merah keriting saat ini Rp21 ribu per kilo. Untuk cabai rawit Rp33 ribu per kilogram. Harga ini termasuk termurah jika dibandingkan sepanjang Ramadan dan Idulfitri lalu," kata Fatima (61).

"Selain harga stabil, stok juga terjaga. Belum ada tanda-tanda kelangkaan," sahut Somad, pedagang lainnya. 

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bandar Lampung M. Zimmi Skil mengatakan, pihaknya secara masif melakukan pengawasan terhadap harga harian di pasar. 

"Kami turunkan tim pemantau di hari kerja. Data terakhir (Jumat, 21/5) menunjukkan harga bahan pokok stabil. Selain itu juga stok kami jamin aman," katanya.